Penggabungan Refleksi dan Translasi terhadap Garis y = k

Penggabungan Refleksi dan Translasi terhadap Garis y = k - Pada topik sebelumnya kalian telah belajar mengenai materi transformasi tentang penggabungan translasi dan refleksi terhadap garis 
x=h. Nah dalam topik kali ini, kalian akan belajar tentang gabungan translasi dan refleksi terhadap garis y=k.
Apakah kalian masih ingat dengan materi translasi dan refleksi terhadap garis y=k?
Yuk kita ingat kembali kedua materi tersebut.

Translasi

Hasil translasi titik A(x,y) oleh T(ab ) adalah titik A(x+a,y+b).
Adapun notasi matematika untuk translasi tersebut adalah sebagai berikut:
A(x,y)→(ab )A′(x+a,y+b)

Refleksi Terhadap Garis y = k

Coba tebak, bagaimanakah rumus refleksi (pencerminan) terhadap garis y = k?
Ya, hasil refleksi titik A(x,y) oleh refleksi terhadap garis y=k adalah A′(x,2k−y).
Adapun notasi matematis dari hubungan di atas adalah sebagai berikut: A(x,y)→My=kA′(x,2k−y).

Nah, bagaimanakah bentuk persamaan matriksnya?
Benar, bentuk persamaan matriksnya adalah (x′y′ )=(100−1 )(xy )+(02k ).

Nah, kalian sudah kembali diingatkan dengan materi translasi dan refleksi terhadap garis y=k
Sekarang mari kita pelajari materi tentang gabungan translasi dan refleksi terhadap garis y=k melalui beberapa contoh berikut.

Contoh 1:

Tentukan bayangan titik A(2,−5) oleh translasi T=(2−3 ) dilanjutkan refleksi terhadap garis y=3.
Penyelesaian:
Langkah pertama adalah menentukan bayangan titik A(2,−5) oleh translasi T=(2−3 ).
A(2,−5)→(2−3 )A′(2+2,−5−3)=A′(4,−8)
Langkah kedua adalah menentukan bayangan titik A′ yang diperoleh dari langkah pertama oleh refleksi terhadap garis y=3.
A′(4,−8)→My=3A″(4,2(3)−(−8))=A″(4,14)
Berdasarkan hasil pada langkah kedua, dapat disimpulkan bahwa bayangan titik A(2,−5) oleh translasi T=(2−3 ) dilanjutkan refleksi terhadap garis y=3 adalah A″(4,14).

Apakah kalian sudah paham dengan contoh di atas?

Nah, pada contoh selanjutnya kita akan menentukan bayangan suatu garis oleh suatu translasi yang dilanjutkan dengan refleksi terhadap garis y=k

Contoh 2:

Tentukan bayangan garis 2x+3y=6 oleh translasi T=(−45 ) dilanjutkan refleksi terhadap garis y=−2.
Penyelesaian:
Langkah pertama adalah menentukan bayangan titik (x,y) oleh translasi T=(−45 )dilanjutkan refleksi terhadap garis y=−2.
P(x,y)→(−45 )P′(x−4,y+5)
P′(x−4,y+5)→My=−2P″(x−4,2(−2)−(y+5))=P″(x−4,−y−9)
Langkah kedua adalah mencari hubungan antara variabel x, x″, y, dan y″.
Berdasarkan uraian pada langkah pertama, kita peroleh hubungan sebagai berikut:
  • x″=x−4⇔x=x″+4
  • y″=−y−9⇒y=−y″−9
Langkah ketiga adalah mensubtitusikan hasil yang diperoleh pada langkah kedua ke persamaan garis.
2x+3y=6⇔2x″+8−3y″−27=6⇔2x″−3y″=25 
Nah, berdasarkan hasil pada langkah ketiga, dapat disimpulkan bahwa bayangan garis 2x+3y=6 oleh translasi T=(−45 ) dilanjutkan refleksi terhadap garis y=−2adalah 2x−3y=25.

Yuk kerjakan sepuluh latihan yang ada dalam topik ini untuk menguji pemahaman kalian.
Share: